Musim kemarau membawa udara yang lebih kering, dan kulit bayi yang masih sensitif bisa merasakan dampaknya paling cepat. Ada 7 tips yang bisa langsung Bunda terapkan hari ini.
1. Mandikan dengan Air Hangat Suam-suam Kuku
Gunakan air dengan suhu 37–38°C dan batasi waktu mandi maksimal 10 menit agar kulit tidak kehilangan terlalu banyak kelembapan alami.
2. Gunakan Sabun Bayi dengan pH Seimbang
Pilih sabun atau body wash bayi dengan pH 5.5 yang tidak mengandung SLS berlebihan untuk membersihkan tanpa menghilangkan kelembapan alami kulit.
3. Aplikasikan Lotion Segera Setelah Mandi
Dalam 3 menit setelah mandi, saat kulit masih sedikit lembap, oleskan lotion untuk "mengunci" kelembapan di dalam lapisan kulit.
4. Pakaikan Pakaian Berbahan Katun
Katun 100% memungkinkan kulit bernapas dan mencegah iritasi. Hindari bahan sintetis yang bisa mengiritasi kulit sensitif bayi.
5. Jaga Kelembapan Ruangan
Gunakan humidifier di kamar bayi. Menjaga kelembapan udara di angka 50–60% sangat membantu kesehatan kulit bayi.
6. Pastikan Kecukupan Cairan
Hidrasi dari dalam sama pentingnya. Pastikan bayi mendapat cukup ASI atau cairan sesuai usianya.
7. Lindungi dari Paparan Sinar Matahari Berlebih
Untuk bayi di bawah 6 bulan, hindari paparan sinar matahari langsung. Untuk bayi di atas 6 bulan, gunakan sunscreen bayi yang telah teruji klinis.
"Konsistensi adalah kunci. Rutinitas perawatan kulit yang tepat setiap hari jauh lebih efektif dibanding perawatan intensif yang sesekali."
Tim Shoff
Baby Care Specialist
Artikel ini ditulis oleh tim ahli Shoff Baby Care untuk memberikan informasi perawatan bayi yang akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi para ibu di seluruh Indonesia.